Ternyata Ini Penyebab Sakitnya


Hari itu gue berniat bangun siang..karena gak ada jadwal kuliah. Segala sesuatu berjalan dengan normal sampai sekitar pukul 6 pagi si (sebut saja Sukro) yang temen satu kamar ini minta diantar ke rumah sakit.

‘Hah, ke rumah sakit?? Ngapain??’, kata gue

‘Dadaku… sakiitt.. saya takut ada masalah dengan jantung saya’, kata dia

Mampus… kalo gak segera dibawa ke rumah sakit bisa bahaya niih.. gue gak mau masuk penjara karena diduga menganiaya temen sekamar.. kan bisa malu maluin nama Indonesia.

Setelah cuci muka.. gak pake mandi… ambil jaket kami pun bergegas menuju stasiun kereta bawah tanah.

‘Kamu tahu mau ke rumah sakit mana?’ , tanya gue

‘Kita ke rumah sakit di daerah stokłosy’, jawab dia dengan penuh keyakinan.

Setibanya di rumah sakit kami kaget karena tidak menemukan satu orang pun disana. Ternyata Rumah Sakit nya belum buka…. Kami menunggu sekitar 1 jam bersama dengan bapak bapak yang nggak bisa bahasa Inggris. FYI, kami berdua gak ada yang bisa bahasa poland. Kami tahu bapak ini gak bisa bahasa inggris karena ketika kami mencoba nanya jam buka dia tidak menjawab.. atau menjawab dengan terbata-bata..

Ketika sudah buka ternyata kami harus menunggu lagi… dokternya belum datang -__-

Satu hal yang melintas di benak gue saat itu… kenapa gak ada dokter jaga ya? Kenapa kami gak bisa langsung ke UGD yaa? Apa muka temen gue ini kurang meyakinkan buat masuk UGD? Apa muka temen gue ini mencurigakan? Apa muka temen gue ini terlihat seperti perampok?

Dari raut mukanya si Sukro ini terlihat semakin gelisah..berulang kali dia nanya ke resepsionis..kapan dokternya datang… sambil mengeluh kesakitann… gue yang ngeliat jadi kasian..

Setelah 2 jam menunggu akhirnya dokternya datang juga.. si Sukro diperiksa lalu dirujuk buat rontgen dada..

Hasilnya menunjukkan… semuanya normal…. tidak ada kelainan …

Lah… kok bisa?? Kan jadi kesel….

Ternyata dia cuman kelelahan…. beberapa hari yang lalu dia ikutan nge-dance….. dan dia mengaku sudah lama tidak beraktivitas fisik yang berat…

Oleh dokter dikasih resep obat penghilang rasa sakit…

Besoknya dia udah kelayapan ke Italy…

dan gue gak diajak…

Dari peristiwa ini gue jadi mikir…..seringkali kita berprasangka buruk terhadap sesuatu… eh ternyata kenyataannya tidak seburuk itu…

Jadi inget Hadis Nabi Muhammad SAW yang berikut ini: “Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari hadits no. 6064 dan Muslim hadits no. 2563)

Kenalan dengan CEO


Naik Metro Istimewa kududuk di Muka

Cerita kali ini masih soal pengalaman unik ketika di Warsaw (meskipun gua udah kembali di Dramaga..menjalani kehidupan normal yang penuh drama).

Pada suatu Jumat, gua dan seorang teman gua yang sesama orang Indonesia pergi ke sebuah masjid yang lokasinya lumayan jauh dari kampus…untuk sholat jumat..

Kami berdua pergi kesana dengan mengendarai sebuah delman istimewa kududuk dimuka. Hehehe… gak lah…bercanda…

Naik metro (kereta bawah tanah) yang kemudian disambung dengan naik bus..

Cerita uniknya bermula ketika kami berdua ada di dalam Metro. Lagi duduk manis di Metro tiba-tiba gua melihat ada seorang bapak2 tua yang baru masuk dan gak dapat tempat duduk. Karena gua orang Indonesia yang berbudi pekerti..bertata krama…sopan santun dan rajin menabung… maka gua berdiri dan ngasih tempat duduk ke bapak2 itu. Kagetnya gua…Bapak2 tersebut nolak… “saya masih kuat berdiri nak”, kata Bapak tersebut.

Akhirnya kami malah ngobrol dengan beliau…

Beliau bertanya, “kalian asalnya darimana?”

Saya jawab, “kami dari Indonesia pak”

Beliau bertanya lagi, “kalian disini sekolah atau bekerja?”

Saya jawab, “sekolah pak..kami disini exchange di SGGW”

Beliau kemudian cerita tentang proyek instalasi pengolahan air bersihnya di Nusa Tenggara Timur dan beliau cerita kalau lagi butuh translator. Lalu beliau ngasih kartu nama ke saya…. berharap saya hubungi beliau.

Bapak-bapak ini PHP

Suatu hari di dunia tubbies… gua stalking in ini bapak.. ternyata bapak ini seorang CEO sebuah Non Government Organization (NGO). Woww..gua diajak ngobrol sama CEO… woww..CEO ini mau naik transportasi umum… Woww …inilah 7 keajaiban dunia yang baru..(No.3 mencengangkan).

Langsung gua kirim email ke beliau…. dan ngarep dapat balesan..

Keesokan harinya gua cek email.. gak ada balesan…lusa…gak ada…seminggu..gak ada…dua minggu sampe sebulan..gak ada balesan –“ …

Baiklah, gua mulai sadar siapa gua sebenarnya….
Gua adalah manusia serigala

Mana mungkin seorang CEO yang sibuk … bisa ingat dengan seorang Indonesia yang kebetulan gak sengaja ketemu di sebuah kereta bawah tanah.

Pesan Moral

Dari peristiwa ini, gua dapat beberapa pesan moral.

Pertama, berbuat baiklah dimanapun engkau berada… siapa tahu bisa kenalan dengan CEO… (meskipun pada akhirnya dilupakan)

Kedua, CEO di Poland hidupnya sederhana..mau naik transportasi umum.

Ketiga, berharaplah hanya kepada Allah SWT.

 

Say Thanks to GOD


Well,… this is my first time to post an article in english. So, forgive me if any vocabulary that you can’t understand it well yaa…. He..he..

Let’s Begin



Sometime
, i thought that many people in the world (include me) are difficult to say thanks to GOD. Many people (include me) prefer to complain to the GOD than to say thanks to him.

By example,

me    : “wuhh, Oh my God, today it’s really hot… why??”
GOD : Ok, I will send to you some rain ….
me    : “OMG, it’s rain?? why…. i would like to go to the Mall
GOD : Ok, I will send to you  a sunny day
me    : (back to the first statement in this conversation)

Well,

We have to say a lot of thanks to the GOD, because He never complain to us. He always give us chance to change to be better person… He always give us healthy, and money hehe….

So… less complain to the GOD … more say thanks to the GOD

Sabar & Syukur


Assalamualaikum Wr Wb… Semoga rahmat dan barokah dari Allah selalu menyertai kita semua

http://sd.keepcalm-o-matic.co.uk/i/keep-calm-and-just-sabar.pngSabar dan Syukur, adalah dua kata yang sangat sulit dipahami. Kapan kita harus sabar ? Kapan kita harus bersyukur? Atau malah kita harus menggabungkan keduanya di satu kesempatan??

Sabar ? Biasanya orang – orang melakukan ini ketika mendapat “musibah”. Tahukah kita bahwa saat mendapat kesenangan pun sebenarnya kita harus ber sabar, Kenapa?? Karena kita tidak akan pernah tahu pada tahap mana kesenangan tersebut bisa melalaikan kita.

Hal ini berlaku juga buat syukur, kadang kita menempatkan syukur ketika kita mendapat kabar gembira. Benarr.. kita tidak salah. Namun, alangkah indahnya jika kita bisa bersyukur disaat sempit, dan sukar. Pada saat itu, tidak jarang kita justru bisa menemukan jalan keluar.

Subhanallah,… dunia ini sudah diciptakan begitu indah oleh Allah SWT ….

Memanusiakan Yang Sakit


sehatSemua orang pasti menginginkan Kesehatan. Dengan kesehatan, kita bisa menikmati makanan, minuman, pemandangan yang indah dan segala macam kenikmatan hidup lainnya. Bayangkan ketika anda jatuh sakit, makanan, minuman seenak apapun rasanya menjadi mengerikan.

Kesehatan merupakan barang yang mahal. Untuk memperolehnya, tidak jarang seseorang harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah. Jutaan rupiah ini dikeluarkan demi mendapatkan pengobatan serta pelayanan kesehatan yang baik ketika sakit. Ketika seseorang sehat, menjaga tubuhnya agar tetap sehat pun tidak mudah. Menjaga diri untuk tidak makan-makanan enak dengan alas an menjaga kolesterol darah, tidak makan yang manis-manis untuk menjaga kadar gula agar tetap normal. Hmm, sehat memang mahal.

Apakah pelayanan kesehatan harus mahal??

Bukankah Pelayanan kesehatan harus didasarkan atas kemanusiaan??

Siapa yang butuh… tidak kenal dia kaya maupun miskin… harusnya kan dapat pelayanan kesehatan yang sama??

Kita sebagai sesama manusia seharusnya saling tolong-menolong. Apa karena takut miskin, kita tidak saling tolong menolong?? Jika kita menolong, apa kita tidak akan punya uang?? Ketakutan itu sebenarnya hanya ketakutan semu. Ketakutan yang tercipta karena kita lemah imannya. Kita sudah terlanjur percaya bahwa untuk mendapatkan keinginan kita di dunia, kita harus memiliki uang. Oleh karena itu, kita mengutamakan uang diatas segala-galanya termasuk kemanusiaan. Padahal semua itu keliru. Rasulullah SAW sudah menyampaikan bahwa Tiadalah kamu mendapat pertolongan (bantuan) dan rezeki kecuali karena orang-orang yang lemah dari kalangan kamu. (HR. Bukhari) dan Allah selalu menolong orang selama orang itu selalu menolong saudaranya (semuslim). (HR. Ahmad).

Nah, apalagi yang dicari?? Jika kaum dhuafa diberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan maka bukankah Rumah Sakit tersebut akan dimudahkan rezekinya?? Jika mengaku beriman kepada Allah SWT dan Rasulnya, harusnya percaya dong.. terhadap segala perkataannya. Jadi, ayolah.. Rumah Sakit jangan pelit-pelit membantu kaum dhuafa. Kalau mereka berobat mohon dilayani dengan baik. Jika belum mampu membayar, kasihlah keringanan yang benar-benar meringankan (tidak memberatkan dibelakang). Jangan takut gak dapat uang. Orang yang mampu membayar juga jumlahnya tidak sedikit kok.

Sistem pelayanan kesehatan harus diperbaiki. Dimulai dari pembuat kebijakan. Pemerintah wajib melindungi fakir miskin sesuai janjinya dalam Undang-undang dasar 1945. Pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap Rumah Sakit yang menolak pasien dari kalangan dhuafa. Hukuman harus diberikan terhadap Rumah Sakit yang demikian. Kalangan dhuafa juga merupakan rakyat yang berhak mendapat pengobatan dan perlindungan.

Manajemen Rumah Sakit harus mengubah cara berfikirnya. Mungkin, selama ini masih kurang memprioritaskan kesembuhan dan pelayanan terhadap pasien. Prioritas terhadap pasien akan membawa dampak positif bagi Rumah Sakit itu sendiri. Mereka akan memiliki tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi. Ketika tingkat kepercayaan konsumen tinggi maka semakin banyak pasien yang mempercayakan pengobatannya kepada Rumah Sakit tersebut. Jika prioritas Rumah Sakit adalah pelayanan tentunya mereka tidak akan mengusir pasien yang tidak mampu, karena itu sama saja dengan merusak kepercayaan konsumen.

Ketika Rumah Sakit sudah menerapkan pelayanan berbasis kemanusiaan. Masyarakat dari kalangan mampu hendaknya juga jangan memanfaatkan kesempatan. Artinya, sengaja berpura-pura miskin agar mendapat keringanan biaya. Sadarilah kalau memang mampu, bantulah meringankan beban orang lain dengan tidak mengambil jatah yang seharusnya menjadi milik kaum dhuafa.

Masalah utama dari pelayanan kesehatan di Indonesia ialah bergesernya prinsip kemanusiaan menjadi “money oriented”. Prinsip kemanusiaan perlu ditegakkan kembali dengan cara membangun kesadaran secara perlahan. Kesadaran yang harus dimiliki pemangku kepentingan (pemerintah), otoritas Rumah Sakit, dan masyarakat kita sendiri.

Kisah Terebutnya Andalusia


Saat orang-orang Portugal ingin merampas Andalusia dari kekuasaan umat Islam, mereka mengirim sejumlah mata-matta untuk mencari jalan masuk. Yaitu dengan cara menyusup di antara penduduk Muslim. Saat itu, salah seorang mata-mata melihat anak kecil menangis di tepi jalan karena bidikan lembingnya tidak tepat sasaran. Dia pun menceritakan hal ini kepada teman-temannya. Berdasarkan kejadian itu, mereka lalu mulai mempelajari situasi, dan mengetahui bahwa dalam Islam ada kewajiban untuk berjihad. Kewajiban inilah yang menyebabkan umat Islam begitu rela mengorbankan jiwa raga demi menegakkan agama. Menyadari hal itu, mereka lalu sadar bahwa tidak mungkin bisa menembus pertahanan umat Islam dengan cara kekerasan. Jika seorang anak kecil saja bisa menangis karena lemparan lembingnya luput, bagaimana dengan para pemudanya? Tentulah pengetahuan dan semangat mereka jauh lebih tinggi.

Mereka kemudian memutuskan menyerang Islam melalui kesenangan duniawi dan tindakan yang tercela. Setelah berhasil menyusup dan menyebarkan kerusakan, mereka membiarkan umat Islam berada dalam kondisi ini selama beberapa tahun.

Beberapa tahun kemudian mereka kembali mengirim mata-mata, dan mendapatkan situasi yang sudah jauh berbeda. Kali ini, yang menangis ternyata seorang pemuda yang ditinggalkan pacarnya. Kejadian ini merupakan tanda bagi mereka bahwa saatnya telah tiba. Tentara pun dikirim untuk menyerang Andalusia. Hasilnya? Mereka berhasil merebut daerah itu, dan menghabisi kaum Muslimin seperti membantai kawanan domba. Adapun mereka yang selamat terpaksa melarikan diri keluar
dari negara itu. Sejak saat itulah nama negara Portugal ditetapkan.

Amr Khaled(dikutip dari Buku 10 Sifat Penghuni Surga

karya Amr Khaled hal: 61-62)

Belajar Tawakkal


tawakkal1(15/1/2013)

BELAJAR TAWAKKAL

Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan, sekalipun dy professor. Pada dasarnya kekurangan dan kelebihan sudah disertakan oleh TUHAN pada diri kita dg kadar yg pas. Tidak lebih dan tdk kurang. Kekurangan diciptakan adalah agar qt menghargai kelebihan org lain yg tdk ada pada diri qt, agar qt tdk saling menyombongkan diri, agar qt saling tolong menolong. Kelebihan diciptakan agar qt bisa bersyukur, agar qt bisa meringankan kekurangan org lain. Pada dasarnya dunia ini memang seimbang. Keseimbangannyalah yg menjadikan indah.

Tawakkal…. Hmm….. Satu yg harus diresapi sblum bertawakkal ialah ALLAH pemilik setiap makhluk. Dg Qodho’ dan QodharNYA, dia menggerakkan kita. Jadi bertawakkal pada dasarnya memahami bahwa sesuai Izin ALLAH.. jk ALLAH berkata iya maka pikiran, kehendak org2 yg ditakdirkan oleh ALLAH akan digerakkan untuk membantu qt namun jika ALLAH berkata tidak maka pikiran, kehendak org2 yg ditakdirkan oleh ALLAH akan digerakkan untuk membantu qt mencapai tujuan yang dikehendaki ALLAH.

Teknik Muhasabah (introspeksi diri) Ringan


Cara mudah untuk bermuhasabah:

  1. Setelah meletakkan kepala di atas bantal lalu membaca doa-doa sebelum tidur segeralah mengingat segala hal yang telah engkau lakukan siang itu, meliputi amal dan aktifitas yang baik maupun yang buruk.
  2.  Mulailah dengan hal-hal yang berkaitan dengan rukun iman, iman kepada takdir yang baik maupun yang buruk dan seterusnya, jika semua hal yang engkau ingat ternyata tidak bermasalah maka ucapkanlah Alhamdulillah, akan tetapi jika engkau dapati hal-hal yang buruk maka bacalah ta’awudz -minta perlindungan kepada Allah Ta’ala dari gangguan setan-, beristighfarlah kepada Allah, bertaubatlah kepada-Nya dan menangislah dihadapan-Nya. Semoga Allah Ta’ala berkenan menerima taubatmu, lalu berniatlah untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut, jika ada satu sarana yang mendekatkanmu kepada dosa maka berjanjilah kepada Allah untuk tidak mengulanginya lagi pada hari-hari yang akan datang, lalu tidurlah engkau dalam keadaan telah bertaubat.
  3. Setelah mengingat-ingat hal-hal yang berkenaan dengan hak Allah, lanjutkan mengingat-ingat hal-hal yang berkenaan dengan hak-hak makhluk, yakni meliputi orang tuamu, istrimu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, tetangga-tetanggamu, kerabat-kerabatmu, teman-temanmu, kawan-kawanmu dan seterusnya, apakah amal dan aktifitasmu hari ini telah menyebabkan Allah murka berkenaan dengan hak-hak mereka? Jika ternyata engkau belum bisa menunaikan hak-hak mereka dengan baik maka bertaubatlah kepada Allah dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya, lalu mintalah kerelaan mereka.

Apa manfaat muhasabah ini??

Sesungguhnya manfaat dari muhasabah ini adalah jika Allah Ta’ala takdirkan engkau meninggal malam itu, maka engkau akan menghadap kehadirat-Nya dalam keadaan telah bertaubat. Akan tetapi jika Allah takdirkan engkau bisa menghirup udara segar pada hari esoknya, maka engkau akan mendapatkan salah satu dari dua manfaat:

  1. Mungkin engkau akan ingat bahwa engkau telah berjanji kepada Allah Ta’ala dan engkau telah bermuhasabah, maka engkau akan selalu berusaha menghindari kesalahan sebelum terjerumus ke dalamnya.
  2. Atau mungkin engkau terjerumus kembali dalam kesalahan kemudian engkau bertaubat kembali, jadi setiap engkau melakukan kesalahan di siang hari engkau akan bertaubat pada malam harinya, karena Allah mengampuni dosa orang-orang yang berbuat salah. Demikian selanjutnya hingga akhirnya engkau akan merasa malu terhadap Allah setelah berkali-kali bertaubat. Sungguh taubat dan penyesalanmu merupakan ibadah yang akan mendatangkan pahala kepadamu.

(dikutip dari: Kesaksian Seorang Dokter karya dr.Khalid bin Abdul Aziz Al-Jubair, SpJP)

Lirik Damai BersamaMU (Chrisye)


“dari semua kepalsuan dunia”…..
Setuju ini menjadi “baris terakhir” dari lagu ini…
Kembali kepada TUHAN “bertawakkal”…adalah jawaban bagi hati dan jiwa yg selalu gundah atas dunia yg “fana” ini…

 

 

 

Lirik:
Damai Bersamamu – Chrisye

Aku termenung dibawah mentari
Diantara megahnya alam ini
menikmati indahnya kasihMu
Kurasakan damainya hatiku

SabdaMu bagai air yg mengalir
Basahi panas terik dihatiku
Menerangi semua jalanku
Kurasakan tentramnya hatiku

* Jangan biarkan damai ini pergi
Jangan biarkan semuanya berlalu
Hanya padaMu Tuhan tempatku berteduh
dari semua kepalsuan dunia
http://www.free-lyrics.org

Bilaku jauh dari diriMu
Akan kutempuh semua perjalanan
Agar selalu ada dekatMu
Biarku rasakan lembutnya kasihMu

Repeat *

Bilaku jauh dari diriMu
Akan kutempuh semua perjalanan
Hanya padaMu Tuhan tempatku berteduh
Dari semua kepalsuan dunia
Dari semua kepalsuan dunia
Dari semua kepalsuan – kepalsuan dunia

Halal (atau) haram ?? Bagaimana system kerja MUI sebagai media filter Halal Haram di Indonesia??


Apa Yang Dimaksud Halal Haram Itu?

Halal dalam Al-Quran berarti diperbolehkan atau sah. Makanan dan minuman halal merupakan makanan yang secara sah atas dasar hukum Allah SWT sang Maha Pemberi Hukum untuk dikonsumsi. Sedangkan Haram berarti Dilarang atau melanggar hukum. Makanan dan Minuman Haram sangat dilarang oleh Allah SWT. Sementara ada satu istilah lagi yaitu Mushboh, Mushboh merupakan istilah dalam bahasa Arab yang berarti dicurigai atau mencakup wilayah abu-abu antara Halal dan Haram. Dalam hal ini apabila kita ragu, lebih baik ditinggalkan.

Apa saja Yang termasuk Haram?

Bila kita merujuk pada QS. Al-Maidah ayat 3 yang berbunyi sebagai berikut:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالأزْلامِ ذَلِكُمْ فِسْقٌ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لإثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

(Artinya) Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Maidah:3)

Dalam hal ini terdapat beberapa catatan :

  1. Ada bagian dari tubuh hewan yang statusnya disamakan dengan bangkai. Dalam hal ini yang dimaksud adalah bagian yang dipotong saat hewan ternak masih hidup. Hal ini sesuai Hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi “Bagian tubuh yang dipotong dari binatang ternak yang berada dalam keadaan hidup adalah bangkai.” (Shahih: Ibnu Majah no. 2606, Ibnu Majah II hal. 1072 no. 3216, ’Aunul Ma’bud VIII hal. 60 no. 2841)
  2. Pengecualian Dari Bangkai dan Darah. Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah saw bersabda, “Telah dihalalkan bagi kita dua bangkai dan dua darah. Adapun dua bangkai ialah ikan dan belalang. Sedangkan dua darah ialah limpa dan hati.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 210 dan ash-Shahihah no: 1118).
  3. Diharamkan makan setiap binatang buas yang bertaring dan setiap burung yang bercakar. Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata, “Rasulullah saw melarang setiap binatang buas yang bertaring dan setiap burung yang bercakar.” (Shahih: Mukhtashar Muslim nno: 1332, Muslim III: 1534 no: 1934, ’Aunul Ma’bud X: 277 no: 3785, Nasa’i VII: 206 dengan tambahan NAHAA YAUMA KHAIBAR (=Beliau melarang(nya) pada perang Khaibar).
  4. Pengaharaman JALLALAH. Jallalah ialah hewan yang mayoritas makanan utamanya adalah barang yang najis, sehingga haram dimakan, haram diminum susunya, dan haram dikendarai: Dari Ibnu Umar ra, ia berkata, “Rasulullah saw melarang daging jallalah dan susunya.” (Shahih: Shahih Ibnu Majah no: 2582, Ibnu Majah II: 1064 no: 3189, ’Aunul Ma’bud X: 258 no: 3767, Tirmidzi III: 175 no: 1884). Darinya (Ibnu Umar) ra, katanya: “Rasulullah saw telah melarang jallalah dari kalangan unta, yaitu (tidak boleh) menunggangnya atau meminum susunya.” (Hasan Shahih: Shahih Abu Daud no: 3217 dan ’Aunul Ma’bud X: 260 no: 3769). KAPAN JALLALAH KEMBALI HALAL? Jika binatang yang terkategori jallalah ditahan selama tiga (hari), lalu diberi makanan pokoknya barang bersih, maka boleh disembelih dan halal lagi dimakan. Dari Ibnu Umar ra bahwa ia pernah menahan seekor ayam betina yang termasuk jallalah selama tiga (bulan). (Shahih: Irwa-ul Ghalil no: 2504 dan Ibnu Abi Syaibah VIII: 147 no: 4660).
  5. Haram Makan Keledai Jinak (Piaraan). Dari Anas bin Malik ra bahwa ada seseorang datang kepada Rasulullah saw, lalu berkata, “Keledai-keledai telah dimakan.” Kemudian orang (lain) datang kepada Beliau, lalu berkata, “Keledai-keledai telah dimakan.” Kemudian orang (lain lagi) datang kepada Beliau, lalu berkata, ”Keledai-keledai telah dimakan.” Kemudian Beliau menyuruh seseorang agar berseru di tengah-tengah para sahabat, “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mencegah kalian dari (memakan) daging keledai peliharaan; karena sesungguhnya ia kotor.” Kemudian periuk-periuk yang penuh daging mendidih ditumpahkan. (Muttafaqun’alaih: Fathul Bari IX: 653 no: 5528, Muslim III: 1540 no: 35 dan 1940)

        Apa Yang terjadi jika terdapat makanan haram dalam tubuh kita??

        “ Tidak akan masuk syurga siapa saja yang dagingnya tumbuh dari makanan yang Haram,Neraka lebih utama untuknya.” ( HR. Ahmad )

        Dari Abu Hurairoh rodhiallohu ‘anhu, ia berkata: “Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Sesungguhnya Alloh itu baik, tidak mau menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Alloh telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rosul, Alloh berfirman, “Wahai para Rosul makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal sholih” (QS Al Mukminun: 51). Dan Dia berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu” (QS Al Baqoroh: 172). Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu. Dia menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdoa: ”Wahai Robbku, wahai Robbku”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan (perutnya) dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana mungkin orang seperti ini dikabulkan do’anya.” (HR. Muslim).

        Cara LPPOM MUI menentukan Pelabelan Halal

        LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) selama ini telah dipercaya sebagai pengendali penuh atas label halal suatu produk pangan bahkan selama ini LPPOM MUI telah sering menjadi rujukan Lembaga-Lembaga serupa di seluruh dunia. Sebenarnya bagaimana sih langkah-langkah kerja LPPOM MUI dalam menentukan pelabelan Halal? Berikut ini merupakan petikan Prosedur kerja LPPOM MUI yang berhasil dikutip dari website MUI:

        Sebelum Produsen melakukan pendaftaran, maka perlu melengkapi dokumen Sistem Jaminan Halal (SJH) yang berupa(untuk perusahaan yg belum memiliki Sertifikasi Halal) surat pernyataan di atas materai bahwa perusahaan bersedia menyerahkan Manual SJH Standard paling lambat 6 bulan setelah terbitnya SH; (untuk perusahaan yg sudah memiliki Sertifikasi Halal) Manual SJH Minimum terdiri dari: klausul kebijakan halal, struktur manajemen halal dan ruang lingkup penerapan SJH.

        Setelah didaftarkan maka perlu dilakukan audit produk yang dilakukan oleh auditor internal (dari perusahaan itu sendiri) dan auditor LPPOM MUI; evaluasi audit akan ditentukan pada  rapat para auditor LPPOM MUI

        Jika evaluasi audit menyatakan “ya” maka dilanjutkan ke proses penentuan fatwa MUI tentang status halal haramnya; jika “tidak” maka akan kembali ke produsen.

        Seusai sidang komisi fatwa MUI akan ditetapkan status kehalalanya. Jika sudah “halal”, maka dikeluarkan sertifikat halal yang berlaku selama 2 tahun sejak tanggal penetapan fatwa. Jika “belum halal”, maka hasilnya akan disampaikan ke produsen pemohon sertifikasi. 3 bulan sebelum masa sertifikasi habis, maka perusahaan wajib mengajukan perpanjangan sertifikasi halal.

        Isu Haram Yang Menyesatkan

        Bagi para  Facebook ers dan para kaskus ers pastinya sudah sempat digegerkan dengan munculnya postingan tentang Kode E472 yang “dinyatakan sepihak” sebagai kode lemak babi pada jenis es krim tertentu. Kode E yang dimaksud disini adalah kode pada pelabelan Uni Eropa yang menunjukkan bahwa Uni Eropa telah menyetujui penggunaan Bahan Tambahan Pangan ini.  Kode E-472 sendiri memiliki banyak macam, ada E472 a (BTP ini berasal dari Ester Asam Asetat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak); E472b (BTP ini berasal dari  Ester Asam Laktat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak); E472c (Ester Asam Sitrat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak); E472d (Ester asam Tartarat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak);E472e (Asam Mono dan di- asetiltartaraat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak); dan E472f ( Campuran dari ester asam asetat dan asam tartarat dari monogliserida dan diglesirida asam lemak). Bahan – Bahan ini semuanya bisa diperoleh baik dari lemak nabati maupun hewani. Adapun yang beredar di Indonesia telah melalui proses sertifikasi yang teramat rumit seperti tercantum di atas, sehingga emulsifier (baik yang berkode E472 maupun kode E lain) bisa dipastikan halal dan terbebas dari najis.

        Daftar Pustaka:

        Al-Qur’an al – Karim

        HaditsWeb kumpulan referensi belajar Hadits

        http://www.muslimtents.com/aminahsworld/Ecodes.html

        http://www.halalmui.org/index.php?option=com_content&view=article&id=175&Itemid=320&lang=en

        http://www.ariefhikmah.com/