-->
Kamu Sedang Membaca...
Islam

Memanusiakan Yang Sakit

sehatSemua orang pasti menginginkan Kesehatan. Dengan kesehatan, kita bisa menikmati makanan, minuman, pemandangan yang indah dan segala macam kenikmatan hidup lainnya. Bayangkan ketika anda jatuh sakit, makanan, minuman seenak apapun rasanya menjadi mengerikan.

Kesehatan merupakan barang yang mahal. Untuk memperolehnya, tidak jarang seseorang harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah. Jutaan rupiah ini dikeluarkan demi mendapatkan pengobatan serta pelayanan kesehatan yang baik ketika sakit. Ketika seseorang sehat, menjaga tubuhnya agar tetap sehat pun tidak mudah. Menjaga diri untuk tidak makan-makanan enak dengan alas an menjaga kolesterol darah, tidak makan yang manis-manis untuk menjaga kadar gula agar tetap normal. Hmm, sehat memang mahal.

Apakah pelayanan kesehatan harus mahal??

Bukankah Pelayanan kesehatan harus didasarkan atas kemanusiaan??

Siapa yang butuh… tidak kenal dia kaya maupun miskin… harusnya kan dapat pelayanan kesehatan yang sama??

Kita sebagai sesama manusia seharusnya saling tolong-menolong. Apa karena takut miskin, kita tidak saling tolong menolong?? Jika kita menolong, apa kita tidak akan punya uang?? Ketakutan itu sebenarnya hanya ketakutan semu. Ketakutan yang tercipta karena kita lemah imannya. Kita sudah terlanjur percaya bahwa untuk mendapatkan keinginan kita di dunia, kita harus memiliki uang. Oleh karena itu, kita mengutamakan uang diatas segala-galanya termasuk kemanusiaan. Padahal semua itu keliru. Rasulullah SAW sudah menyampaikan bahwa Tiadalah kamu mendapat pertolongan (bantuan) dan rezeki kecuali karena orang-orang yang lemah dari kalangan kamu. (HR. Bukhari) dan Allah selalu menolong orang selama orang itu selalu menolong saudaranya (semuslim). (HR. Ahmad).

Nah, apalagi yang dicari?? Jika kaum dhuafa diberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan maka bukankah Rumah Sakit tersebut akan dimudahkan rezekinya?? Jika mengaku beriman kepada Allah SWT dan Rasulnya, harusnya percaya dong.. terhadap segala perkataannya. Jadi, ayolah.. Rumah Sakit jangan pelit-pelit membantu kaum dhuafa. Kalau mereka berobat mohon dilayani dengan baik. Jika belum mampu membayar, kasihlah keringanan yang benar-benar meringankan (tidak memberatkan dibelakang). Jangan takut gak dapat uang. Orang yang mampu membayar juga jumlahnya tidak sedikit kok.

Sistem pelayanan kesehatan harus diperbaiki. Dimulai dari pembuat kebijakan. Pemerintah wajib melindungi fakir miskin sesuai janjinya dalam Undang-undang dasar 1945. Pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap Rumah Sakit yang menolak pasien dari kalangan dhuafa. Hukuman harus diberikan terhadap Rumah Sakit yang demikian. Kalangan dhuafa juga merupakan rakyat yang berhak mendapat pengobatan dan perlindungan.

Manajemen Rumah Sakit harus mengubah cara berfikirnya. Mungkin, selama ini masih kurang memprioritaskan kesembuhan dan pelayanan terhadap pasien. Prioritas terhadap pasien akan membawa dampak positif bagi Rumah Sakit itu sendiri. Mereka akan memiliki tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi. Ketika tingkat kepercayaan konsumen tinggi maka semakin banyak pasien yang mempercayakan pengobatannya kepada Rumah Sakit tersebut. Jika prioritas Rumah Sakit adalah pelayanan tentunya mereka tidak akan mengusir pasien yang tidak mampu, karena itu sama saja dengan merusak kepercayaan konsumen.

Ketika Rumah Sakit sudah menerapkan pelayanan berbasis kemanusiaan. Masyarakat dari kalangan mampu hendaknya juga jangan memanfaatkan kesempatan. Artinya, sengaja berpura-pura miskin agar mendapat keringanan biaya. Sadarilah kalau memang mampu, bantulah meringankan beban orang lain dengan tidak mengambil jatah yang seharusnya menjadi milik kaum dhuafa.

Masalah utama dari pelayanan kesehatan di Indonesia ialah bergesernya prinsip kemanusiaan menjadi “money oriented”. Prinsip kemanusiaan perlu ditegakkan kembali dengan cara membangun kesadaran secara perlahan. Kesadaran yang harus dimiliki pemangku kepentingan (pemerintah), otoritas Rumah Sakit, dan masyarakat kita sendiri.

Iklan

About rezawidya

i am just ordinary human..... like u.... still need a food to build my body

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kalender

Desember 2013
M S S R K J S
« Nov   Mei »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 38,174 hits

arsip

Translation

%d blogger menyukai ini: