-->
Kamu Sedang Membaca...
Islam

Teknik Muhasabah (introspeksi diri) Ringan

Cara mudah untuk bermuhasabah:

  1. Setelah meletakkan kepala di atas bantal lalu membaca doa-doa sebelum tidur segeralah mengingat segala hal yang telah engkau lakukan siang itu, meliputi amal dan aktifitas yang baik maupun yang buruk.
  2.  Mulailah dengan hal-hal yang berkaitan dengan rukun iman, iman kepada takdir yang baik maupun yang buruk dan seterusnya, jika semua hal yang engkau ingat ternyata tidak bermasalah maka ucapkanlah Alhamdulillah, akan tetapi jika engkau dapati hal-hal yang buruk maka bacalah ta’awudz -minta perlindungan kepada Allah Ta’ala dari gangguan setan-, beristighfarlah kepada Allah, bertaubatlah kepada-Nya dan menangislah dihadapan-Nya. Semoga Allah Ta’ala berkenan menerima taubatmu, lalu berniatlah untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut, jika ada satu sarana yang mendekatkanmu kepada dosa maka berjanjilah kepada Allah untuk tidak mengulanginya lagi pada hari-hari yang akan datang, lalu tidurlah engkau dalam keadaan telah bertaubat.
  3. Setelah mengingat-ingat hal-hal yang berkenaan dengan hak Allah, lanjutkan mengingat-ingat hal-hal yang berkenaan dengan hak-hak makhluk, yakni meliputi orang tuamu, istrimu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, tetangga-tetanggamu, kerabat-kerabatmu, teman-temanmu, kawan-kawanmu dan seterusnya, apakah amal dan aktifitasmu hari ini telah menyebabkan Allah murka berkenaan dengan hak-hak mereka? Jika ternyata engkau belum bisa menunaikan hak-hak mereka dengan baik maka bertaubatlah kepada Allah dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya, lalu mintalah kerelaan mereka.

Apa manfaat muhasabah ini??

Sesungguhnya manfaat dari muhasabah ini adalah jika Allah Ta’ala takdirkan engkau meninggal malam itu, maka engkau akan menghadap kehadirat-Nya dalam keadaan telah bertaubat. Akan tetapi jika Allah takdirkan engkau bisa menghirup udara segar pada hari esoknya, maka engkau akan mendapatkan salah satu dari dua manfaat:

  1. Mungkin engkau akan ingat bahwa engkau telah berjanji kepada Allah Ta’ala dan engkau telah bermuhasabah, maka engkau akan selalu berusaha menghindari kesalahan sebelum terjerumus ke dalamnya.
  2. Atau mungkin engkau terjerumus kembali dalam kesalahan kemudian engkau bertaubat kembali, jadi setiap engkau melakukan kesalahan di siang hari engkau akan bertaubat pada malam harinya, karena Allah mengampuni dosa orang-orang yang berbuat salah. Demikian selanjutnya hingga akhirnya engkau akan merasa malu terhadap Allah setelah berkali-kali bertaubat. Sungguh taubat dan penyesalanmu merupakan ibadah yang akan mendatangkan pahala kepadamu.

(dikutip dari: Kesaksian Seorang Dokter karya dr.Khalid bin Abdul Aziz Al-Jubair, SpJP)

Iklan

About rezawidya

i am just ordinary human..... like u.... still need a food to build my body

Diskusi

2 thoughts on “Teknik Muhasabah (introspeksi diri) Ringan

  1. kalo ngilangin males gimana caranya jak?
    ngilangin males ngerjain laporan.
    hehehe :p

    Posted by dhannii.keccil | 27 Februari 2012, 20:44

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kalender

Februari 2012
M S S R K J S
« Agu   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

Blog Stats

  • 35,971 hits

arsip

Translation

%d blogger menyukai ini: